RSS

HME Ngoprek III : Mini Stun Gun

HME Ngoprek ketiga ini sekaligus menjadi HME Ngoprek terakhir sebelum pergantian kepengurusan BP Keprofesian 2010/2011.

Tema yang diangkat pada HME Ngoprek kali ini berhubungan dengan program studi Teknik Tenaga Listrik. HME Ngoprek ini berjudul Mini Stun Gun.

Acara yang diadakan pada 30 November 2011 ini diisi oleh pemateri yang sudah pernah ngoprek mini stun gun ini sebelumnya, yaitu Ausi Hernanto EL 09. Meskipun bukan berasal dari program studi Teknik Tenaga Listrik, peserta yang mendaftar acara ini cukup banyak. Jumlah peserta yang hadir mencapai 14 tim dengan masing-masing tim terdiri dari 2 orang

Rangkaian Mini Stun Gun yang kami buat mengacu dari kit yang telah tersedia di pasaran. Hal ini dikarenakan jenis audio trafo yang dibutuhkan dari rangkaian ini hanya tersedia di dalam kit.

 

Untuk slide presentasi berikut skematik rangkaiannya, dapat diunduh di :

http://dl.dropbox.com/u/26645030/HME%20NGOPREK%20Stun%20Gun.pptx

 

Selamat Berkarya

 

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Uncategorized

 

PALAPA HME ITB DI KANCAH INTERNASIONAL

Setelah tahun 2010 PALAPA HME ITB mendapatkan 3rd WINNER IEEE PRESIDENTS’ CHANGE THE WORLD COMPETITION, tahun 2011 ini Paper PALAPA HME ITB berhasil masuk ke dalam IEEEXplore – Delivering full text access to the world’s highest quality technical literature in engineering and technology

Paper ini berjudul : PALAPA – Distributed power generation for the development of underdeveloped villages in Indonesia

Abstract

Indonesia has been an independent country since August 17, 1945. However, through 66 years of independence, there are still many people living without electricity. It is very ironic because Indonesia has a very abundant source of natural resources. PALAPA takes advantage of natural and renewable resources to distribute electricity to underdeveloped villages in Indonesia. PALAPA is a program initiated by students from the Electrical Engineering Student Organization at Bandung Institute of Technology. It aims to build energy independent villages that take advantage of the energy provided by natural resources and turn it into economic activities to help support the welfare of the village. Over the past 3 years, PALAPA has been successfully implemented at two locations in Indonesia in two phases. In the first phase, PALAPA 1, the village of Jayamukti was given energy through hydroelectric power plants in a picohydro scale. In the second phase, PALAPA 2, the villages of Mekarwangi were given energy through solar cells implemented throughout the area. There are 3 main focuses of the PALAPA, which are energy, economic, and educational development. The development of energy is done through the implementation of renewable natural resources such as hydro power and solar thermal energy. The choice of which renewable energy source to use depends on the resources available at a given village. The electricity generated is used to illuminate the villages and increase economic activities in the area. Economic activities include starting farms that use electricity to increase the quality and quantity of their stock, for example chicken egg incubators. The educational development is done by providing educational materials to the villager’s children through libraries. Libraries filled with books and lectures are available for the people to learn from. The three focuses stated above are activities that have been implemented in the past phases of PALAPA. We are currently researching in- – to more activities that can be done to improve the quality of this program for future phases. Development in telecommunication and the environment are examples of what we are researching to implement in future phases as PALAPA has become an ongoing project in our student organization.

 

Untuk mendapatkan paper ini, Anda dapat mengunduh melalui link ini :

PALAPA IN IEEEXplore

 
Leave a comment

Posted by on December 5, 2011 in Uncategorized

 

Training VHDL oleh Keprofesian HME ITB

Keprofesian HME kali ini mengadakan training bahasa pemrograman hardware VHDL (VHSIC Hardware Description Language). VHSIC sendiri adalah Very High Speed Integrated Circuit.

Training VHDL ini berlangsung pada 25 October 2011 di selasar HME. Pembicaranya adalah salah seorang mahasiswa Teknik Elektro (Sub-juran Elektronika) 2008, Bontor Humala. Dia juga salah seorang asisten Praktikum Sistem Digital.

VHDL ini sendiri sangat intense dipergunakan di mata kuliah Sistem Digital, dan Arsitetur Komputer. Ini lah mengapa Keprofesian HME ITB memutuskan untuk mengambil topik VHDL untuk training kali ini.

Peminat training ini sangatlah banyak, namun sayangnya banyak massa HME 2010 yang UTS keesokan harinya. Sehingga massa HME yang datang pada training kali ini kurang lebih 25 orang (padahal diharapkan hampir semua HME 2010 bisa ikut training ini)

Namun, terlepas dari jumlah peserta yang hadir, training ini tetap berlangsung seru. Para peserta terlihat antusias ketika Bontor memberi materi tentang salah satu tugas di Praktikum Sistem Digital.

Dan di akhir acara, Bontor memberikan E-book yang sekiranya dapat berguna untuk mempelajari VHDL. Untuk yang berminat mendapatkan E-booknya, dapat diunduh di link berikut :

Wiley RTL Hardware Design Using VHDL Chu

Sedangkan, untuk program berbasis VHDL dapat menggunakan Altera Quartus, yang dapat anda unduh sendiri :p

Semoga bermanfaat

 
Leave a comment

Posted by on November 15, 2011 in Uncategorized

 

E-fest

Info lebih lanjut : http://hme.undip.ac.id/e-fest/

 
Leave a comment

Posted by on November 14, 2011 in Info Lomba

 

HME Ngoprek II : FM Transmitter

Yak, HME Ngoprek kali ini bertemakan Telekomunikasi, judul yang diangkat pada HME Ngoprek kali ini adalah FM Transmitter. Apa sih FM Transmitter itu ??

FM transmitter adalah alat yang dapat mentransmisikan sinyal input (dapat berupa MP3 player, iPod, microphone) ke FM frekuensi, sehingga sinyal ini dapat diterima oleh FM receiver yang terdapat di radio-radio pada umumnya. Dengan kata lain, kita dapat seolah-olah membuat stasiun radio pribadi menggunakan FM transmitter ini.

HME ngoprek yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2011 mendapat antusiasme yang tinggi dari massa HME yang kebanyakan diikuti oleh angkatan 2010 yang baru masuk HME, namun ada juga peserta yang berasal dari angkatan 2009 dan 2008. HME Ngoprek kali ini diisi oleh pembicara yang sangat berkompeten di bidang Telekomunikasi, yaitu M Ammar Wibisono (Wibi) ET 08.

 

Acara yang berlangsung kurang lebih 2,5 jam ini, terdiri dari 2 sesi acara : Pengenalan FM Transmitter dan Workshop pembuatan (Ngoprek) FM transmitter

.Banyak peserta dari HME Ngoprek ini yang berhasil membuat FM Transmitter bekerja dengan baik (walaupun noise nya cukup besar :p). Peserta-peserta yang belum berhasil biasanya karena salah memasang transistor.

Tim pertama yang berhasil !!!

Namun demikian, acara ini sangatlah seru untuk diikuti. Kedepannya diharapkan massa HME menjadi lebih tertarik untuk mencoba ngoprek alat-alat lain diluar acara HME Ngoprek ini.

Untuk teman-teman yang ingin mencoba membuat FM Transmitter, rangkaian dapat diunduh di link di bawah ini :

FM Transmitter Files & Project

software yang digunakan pada rangkaian diatas adalah Altium Designer Summer 2008

biaya yang dibutuhkan untuk membuat 1 kit FM Transmitter ini tidak lebih dari 25.000 rupiah

Selamat Mencoba !!

 
Leave a comment

Posted by on November 7, 2011 in Uncategorized

 

Lomba PLC 2011 Tingkat Nasional

 

Di dunia industri piranti Programmable Logic Controller ( PLC) penggunaannya sudah sangat luas sebagai aplikasi kendali proses, baik mulai dari aplikasi yang sederhana sampai pada aplikasi yang rumit. Oleh karena itu Schneider Electric bekerja sama dengan Politeknik Aceh akan menyelenggarakan Lomba pemrograman PLC & Seminar Otomasi Industri Tingkat Nasional, dengan tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam bidang Otomasi Industri dengan Meningkatkan teknologi Inovasi yang kreatif bersama Politeknik Aceh “ yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-22 November 2011.

Info selengkapnya : http://www.politeknikaceh.ac.id/

 
Leave a comment

Posted by on September 30, 2011 in Info Lomba

 

The End of the Steve Jobs Era

Steve Jobs’ resigned as CEO of Apple today, stating in the official announcement, “I have always said if there ever came a day when I could no longer meet my duties and expectations as Apple’s CEO, I would be the first to let you know. Unfortunately, that day has come.”

The news is rocking Silicon Valley; Jobs health struggles of recent years meant that this announcement was not entirely unexpected, but somehow we all hoped that it would never actually come. But as Jobs’ said, it has.

While the announcement gave little information about Jobs’ medical situation, the assumption is that it’s not good. A recent announcement that the publication date for his biography has been moved up several months fuels concerns for his health.

Here’s the full text of the letter:


To the Apple Board of Directors and the Apple Community:

I have always said if there ever came a day when I could no longer meet my duties and expectations as Apple’s CEO, I would be the first to let you know. Unfortunately, that day has come.

I hereby resign as CEO of Apple. I would like to serve, if the Board sees fit, as Chairman of the Board, director and Apple employee.

As far as my successor goes, I strongly recommend that we execute our succession plan and name Tim Cook as CEO of Apple.

I believe Apple’s brightest and most innovative days are ahead of it. And I look forward to watching and contributing to its success in a new role.

I have made some of the best friends of my life at Apple, and I thank you all for the many years of being able to work alongside you.

Steve

And the official press release:

Steve Jobs Resigns as CEO of Apple
Tim Cook Named CEO and Jobs Elected Chairman of the Board
CUPERTINO, California—August 24, 2011—Apple’s Board of Directors today announced that Steve Jobs has resigned as Chief Executive Officer, and the Board has named Tim Cook, previously Apple’s Chief Operating Officer, as the company’s new CEO. Jobs has been elected Chairman of the Board and Cook will join the Board, effective immediately.

“Steve’s extraordinary vision and leadership saved Apple and guided it to its position as the world’s most innovative and valuable technology company,” said Art Levinson, Chairman of Genentech, on behalf of Apple’s Board. “Steve has made countless contributions to Apple’s success, and he has attracted and inspired Apple’s immensely creative employees and world class executive team. In his new role as Chairman of the Board, Steve will continue to serve Apple with his unique insights, creativity and inspiration.”

“The Board has complete confidence that Tim is the right person to be our next CEO,” added Levinson. “Tim’s 13 years of service to Apple have been marked by outstanding performance, and he has demonstrated remarkable talent and sound judgment in everything he does.”

Jobs submitted his resignation to the Board today and strongly recommended that the Board implement its succession plan and name Tim Cook as CEO.

As COO, Cook was previously responsible for all of the company’s worldwide sales and operations, including end-to-end management of Apple’s supply chain, sales activities, and service and support in all markets and countries. He also headed Apple’s Macintosh division and played a key role in the continued development of strategic reseller and supplier relationships, ensuring flexibility in response to an increasingly demanding marketplace.

Apple designs Macs, the best personal computers in the world, along with OS X, iLife, iWork and professional software. Apple leads the digital music revolution with its iPods and iTunes online store. Apple has reinvented the mobile phone with its revolutionary iPhone and App Store, and has recently introduced iPad 2 which is defining the future of mobile media and computing devices.

Photo credit: Matthew Yohe

 

source : http://spectrum.ieee.org/tech-talk/at-work/tech-careers/the-end-of-the-steve-jobs-era

 
Leave a comment

Posted by on August 25, 2011 in Uncategorized

 

Lupakan Wifi, Internet Kencang Hanya Dari Cahaya Lampu

Diterjemahkan dari sumber aslinya di sini dansudah penulis posting juga di blog penulis di sini.

Wired? Wireless? Sudah umum bagi kita. dengan menggunakan koneksi internet dari provider dan media kabel atau sinyal. Untuk manajemen bandwith pun sudah ada beragam aplikasi open source siap pakai. Layanan broadband pun beragam menyajikan layanan internet (dengan berbagai harga) hanya dari sebuah kartu, modem USB (GSM/CDMA), dan tentu saja faktor keberuntungan anda (apakah dekat dengan BTS, kondisi jaringan , jumlah user yang terkoneksi bersama, dan sebagainya :D ). Tapi, apakah pernah terpikir, bagaimana seandainya ada layanan internet super cepat dengan hanya memanfaatkan cahaya lampu? Sepertinya saat ini itu tidak lagi sebuah khayalan :D

Adalah seorang ahli Fisika Jerman bernama Harald Haas, yang berhasil menciptakan teknologi terbaru internet masa kini, dengan hanya berbekal cahaya lampu saja, misalkan cahaya bola lampu di ruangan kamar anda. Jadi tidak lagi hanya menggunakan gelombang radioa seperi yang umum saat ini untuk menghantarkan data untuk bisa terkoneksi internet. Harald menyebutkan penemuannya ini D-Light. Konsep kerjanya sama seperti LED di infra red namun lebih bermanfaat. Sebagai informasi, infra red mulai jarang bahkan tidak pernah digunakan lagi, baik untuk transfer data maupun remote control, setelah ditemukan teknologi Bluetooth.

Harald HaasHarald Haas

Untuk cara kerjanya, sebagaimana yang saya baca di bagian komentar pada sumber asli, disebutkan sebagai berikut. Pertama, terdapat garis untuk koneksi menggunakan cahaya diantara user (yang akan menggunakan akses internet) dan sebuah lampu (cahaya lampu ini yang menjadi sumber koneksi). Kemudian data akan diletakkan di kabel/kawat (wire) sebelum menuju ke switch atau sumber pengubah (transformer) lainnya. Lampu harus secara khusus dipasangkan dengan hardware dan software untuk ditransmisikan. dari sisi user sendiri yang akan mengggunakan, device seperti HP, notebook, netbook, harus mampu melakukan serah terima (send receive) hardware. Singkatnya, perlu biaya yang tidak sedikit jika ingin diimplementasikan secara massal.

Meski demikian, dengan inovasinya ini, Harald berangan – angan bahwa di masa depan, semua device (notebook, netbook, smartphone, PDA, tablet) dapat terhubung ke internet dengan amat mudah. Cukup menghandalkan sumber cahaya, misalkan cahaya lampu di ruangan. dari sisi keamanan pun diklaim lebih aman. Untuk bisa mengakses data, attacker harus terhubung langsung ke sumber cahaya yang digunakan.

Harald Haas Light BulbHarald Haas Light Bulb

Dengan adanya teknologi dan implementasinya, termasuk di Indonesia, semua orang dapat menggunakannya. Mulai dari public internet dengan emmanfaatkan lampu jalan raya hingga mobil kemudi otomatis (auto piloted car) memanfaatkan cahaya lampunya sendiri. Tidak lagi ada internet yang lambat karena Harald sendiri mengklaim kecepatan untuk setiap individu mencapai lebih dari 10 Mbps. Suatu angka yang jauh di atas nilai yang umum diberikan oleh berbagai provider saat ini di Indonesia.

Bisa jadi kelak Indonesia akan turut serta mengimplementasikannya. Bahkan lebih bagus lagi jika ikut serta mengembangkannya. Mungkin ini menjadi PR juga bagi pemerintah melalui PLN (Perusahaan Listrik Negara) untuk meningkatkan dan meratakan pelayanan di seluruh Indonesia. Meski tidak diimplementasikan sekalipun, listrik adalah kebutuhan pokok selain air bersih. Di samping itu, kewajiban kita bersama untuk menghemat enegeri listrik sehingga pemanfaatannya bisa berkelanjutan hingga masa depan anak cucu kita.

 

 

sumber : http://teknologi.kompasiana.com/internet/2011/08/20/lupakan-wifi-internet-kencang-hanya-dari-cahaya-lampu/

 
Leave a comment

Posted by on August 25, 2011 in Uncategorized

 

Robot Film Festival

Beberapa minggu yang lalu diadakan festival film robot di Manhattan tepatnya pada tanggal 11-12 juli 2011, event ini baru pertama kali dilakukan, beberpa kategori yang dipertandingkan dalam festival adalah : 

Visionary Futures, Ethics & Impact,  Best Story, Most Uncanny, Scientifically Hardcore, Most Creative, Best Picture , Best Robot Actor, Best Human as Robot,  Audience Award

Dengan tagline “We want you to make stories with robots” . event ini diharapkan dapat menyuntikkan rasa main-main dan imajinasi kepada setiap orang yang ingin membuat robot,,,

untuk menonton film2 yang keluar sebagai pemenang dapat langsung klik disini

sumber : http://spectrum.ieee.org/automaton/robotics/diy/robot-film-festival-watch-all-the-films

 
Leave a comment

Posted by on July 31, 2011 in Uncategorized

 

Technocorner 2011

Dapat info dari teman di UGM nih, ada lomba Line follower, fotografi dan lainnya

untuk masalah persyaratan dan pendaftaran dapat dilihat di http://technocorner.co.cc/

 
Leave a comment

Posted by on June 30, 2011 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.