Selembar Catatan Tentang Keprofesian

Lomba Cipta Elektroteknik Nasional XIV 2009

Posted by: keprofesianhmeitb on: January 12, 2009

lcen

Tema lomba kita kali ini adalah:

Eksplorasi potensi anak bangsa dalam bidang elektroteknik demi terwujudnya Indonesia yang edukatif

Bidang lomba kita kali ini:

Kategori Mahasiswa

Dalam kategori ini terdapat tiga bidang lomba, yaitu :

    • Bidang Telekomunikasi, Multimedia, dan Informatika (Telematika)
    • Bidang Biomedik
    • Bidang Elektronika dan Otomasi Industri

Waktu-waktu penting Lomba Cipta Elektroteknik Nasional 2009

  • Tahap Pendaftaran
    9 Februari 2009 – 17 April 2009
  • Tahap Penjurian Awal
    27 April – 22 Mei 2009
  • Tahap Pengumuman Finalis
    23 Mei 2009
  • Tahap Daftar Ulang Finalis
    25 – 29 Mei 2009
  • Tahap Daftar Ulang Finalis
    25 – 29 Mei 2009
  • Tahap Penjurian Akhir
    14 – 18 Oktober 2009

Dalam Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) XIV 2009 ini terdapat beberapa ketentuan lomba secara umum, yaitu:

  1. Setiap tim yang akan mengikuti LCEN XIV 2009 wajib memenuhi syarat berikut :
    1. Tim terdiri dari maksimal  2 (dua) orang mahasiswa atau pelajar yang masih aktif di dalam suatu institusi pendidikan yang sama
    2. Setiap individu dalam anggota tim hanya dapat mengajukan maksimal dua proposal karya yang berbeda.
    3. Berhak didampingi maksimal 1 (satu) orang guru atau dosen pembimbing dari institusi pendidikan yang sama.
    4. Mengirimkan proposal karya disertai formulir pendaftaran LCEN XIV 2009, fotokopi identitas diri, dan surat keterangan aktif studi sampai dengan 27 April 2009. Formulir pendaftaran dapat didownload di website www.lcen-its.org dan dapat diperbanyak sesuai kebutuhan.
    5. Penyerahan proposal karya, formulir pendaftaran, fotokopi identitas diri, dan surat keterangan aktif studi diterima panitia paling lambat 17 April 2009 (cap pos)
  2. Setiap karya yang akan diikutsertakan dalam LCEN XIV 2009 wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut :
    1. Karya merupakan hasil karya sendiri dari anggota  tim yang bersangkutan.
    2. Belum pernah diikutsertakan atau tidak sedang berpartisipasi dalam lomba sejenis.
    3. Karya yang berupa tugas akhir (TA) ataupun sejenisnya dapat diikutsertakan dalam LCEN XIV 2009 dengan syarat peserta masih berstatus mahasiswa aktif sampai dengan 27 April 2009
  3. Setiap institusi pendidikan dapat mengajukan lebih dari 1 (satu) proposal karya.
  4. Semua proposal yang diterima oleh panitia sebelum batas waktu pendaftaran berakhir akan diseleksi oleh dewan juri untuk menentukan 8 (delapan) tim finalis tiap bidang yang dapat mengikuti penjurian akhir.
  5. Pengumuman finalis akan diumumkan melalui website LCEN XIV 2009
  6. Setiap tim yang lolos ke tahap penjurian akhir wajib melakukan registrasi ulang dengan menyerahkan formulir registrasi ulang untuk memastikan kesiapan peserta dalam perealisasian karya dan kesediaan peserta untuk mengikuti semua tahapan lomba.
  7. Format Formulir registrasi ulang dapat didownload di website LCEN XIV 2009
  8. Formulir registrasi ulang harus disertai materai senilai Rp. 6000,00 (Enam Ribu Rupiah).
  9. Formulir registrasi ulang yang telah diisi, dikirimkan pada panitia via pos dan copy dari formulir registrasi ulang dikirim via fax.
  10. Fax formulir registrasi ulang diterima panitia paling lambat tanggal 29 Mei 2009 pukul 15.00 WIB.
  11. Peserta dinyatakan sah sebagai finalis LCEN XIV 2009 setelah fax formulir registrasi ulang diterima oleh panitia.
  12. Bila peserta mengundurkan diri setelah formulir registrasi ulang diterima oleh panitia, peserta akan dikenai denda sebesar Rp 700.000,00  (Tujuh Ratus Ribu Rupiah).
  13. Setiap tim yang mengikuti penjurian akhir wajib mematuhi aturan tambahan.yaitu:
    1. Mempresentasikan karyanya di depan dewan juri.
    2. Wajib mengikuti jadwal pameran dan seluruh rangkaian acara yang telah ditentukan oleh panitia.
    3. Membuat materi untuk pameran karya yang berisi profil peserta, deskripsi, manfaat, sasaran pemakai, dan cara penggunaan karya (dalam bentuk softcopy / file).
    4. Aturan mengenai penjurian akhir yang belum ditetapkan, akan diberitahukan pada saat technical meeting.
  14. Semua finalis akan memperoleh subsidi dana pembuatan karya dan fasilitas akomodasi serta konsumsi di Surabaya selama tahap penjurian akhir berlangsung.
  15. Subsidi akan diberikan setelah tim finalis mempresentasikan karyanya di depan dewan juri dan seluruh tahapan penjurian akhir selesai.
  16. Dewan juri terdiri dari beberapa kalangan, yaitu:
    1. Akademisi (Perguruan Tinggi)
    2. Praktisi
    3. Kalangan industri
    4. Lembaga penelitian dan pengembangan
    5. Media massa
  17. Dalam penjurian awal terdapat beberapa kriteria penjurian, yaitu:
    1. Penilaian Umum (75 %)
      • Nilai Guna
      • Inovasi dan Kreatifitas
      • Orisinalitas ide
      • Kompleksitas dan kecerdasan
      • Nilai ekonomi
    2. Penilaian Penulisan (25 %)
      • Kejelasan pendeskripsian karya
      • Sistematika penulisan
      • Penggunaan bahasa yang baik dan benar
      • Kerapian penulisan
  18. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Leave a Reply

 

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

HME ITB


Categories

Blog Stats

  • 7,810 hits

RSS Konversi ITB

  • Mobil Listrik dan Energi Terbarukan
    Mobil Listrik dan Energi Terbarukan Arwindra Rizqiawan Protokol Kyoto tahun 1997 tentang emisi CO2 menghasilkan tindakan nyata mulai gencarnya wacana untuk memanfaatkan energi terbarukan, pertemuan Copenhagen yang sekarang ini sedang berlangsung diharapkan juga akan menghasilkan kontribusi nyata seperti halnya Protokol Kyoto 12 tahun lalu. Komitmen negara-ne […]
  • Kelistrikan Nasional: Masalah dan Solusinya
    Kelistrikan Nasional: Masalah dan Solusinya Pekik Argo Dahono Sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk, kebutuhan akan energi listrik di Indonesia meningkat dengan pesat. Karena kesalahan perencanaan di masa lalu, kebutuhan energi listrik meningkat jauh lebih pesat dibanding yang bisa disediakan oleh PT. PLN. Akibatnya, terjadi pem […]
  • Kapasitor: Bermanfaat sekaligus berbahaya
    Kapasitor: Bermanfaat sekaligus berbahaya Pekik Argo Dahono Dalam sistem tenaga listrik dikenal daya aktif dan daya reaktif. Daya aktif adalah daya yang harus dibangkitkan di sisi pembangkit dan disalurkan melalui saluran transmisi dan distribusi menuju konsumen, dan akhirnya dipakai untuk menjalankan peralatan industri dan komputer di banyak bangunan modern […]
  • Smart grid: Menuju masa depan
    Smart grid: Menuju masa depan Arwindra Rizqiawan Konsep mikrogrid yang gencar diajukan belakangan ini karena lebih memanfaatkan sumber-sumber energi alternatif lokal tanpa melupakan sumber energi konvensional masih dalam pengembangan di berbagai negara. Namun suatu pemikiran yang lebih maju lagi tentang konsep penyaluran energi listrik sekarang sudah mulai b […]
  • NAS Battery untuk Penyimpan Energi Kapasitas Besar
    NAS Battery untuk Penyimpan Energi Kapasitas Besar Arwindra Rizqiawan Sistem Baterai Penyimpan Energi (Battery Energy Storage System, BESS) sekarang ini sudah tidak dapat lagi dipisahkan dari sistem tenaga modern. Walaupun tidak menghasilkan energi, tetapi fungsinya sebagai penyimpan energi merupakan hal yang sangat dipertimbangkan dalam perencanaan sistem m […]
  • Phase-Locked Loop
    Phase-Locked Loop Arwindra Rizqiawan Pada bidang elektronika daya yang berhubungan dengan sistem tenaga, Phase Locked Loop (PLL) dipakai untuk sinkronisasi antara pengendali konverter elektronika daya dengan jala-jala. Pemakaian PLL lebih meluas lagi untuk aplikasi-aplikasi pada bidang telekomunikasi. Pada tulisan ini akan dipaparkan PLL secara ringkas dan s […]
  • Perancangan Pengendali Kecepatan Motor Menggunakan Konverter DC-DC 4-Kuadran dengan Pengendali Arus PI dan Pengendali Kecepatan I-P
    Firman Sasongko Konverter dc-dc 4-kuadran merupakan konverter dc-dc yang dapat bekerja secara bidirectional baik arus maupun tegangan kerjanya, sehingga sangat cocok untuk aplikasi kendali motor yang membutuhkan kecepatan dan torque dalam dua arah. Skema konverter dc-dc 4-kuadran untuk pengendalian motor dapat dilihat pada Gambar 1. Pengendalian kecepatan mo […]
  • Sekilas Rotary Encoder
    Sekilas Rotary Encoder Arwindra Rizqiawan Rotary encoder adalah divais elektromekanik yang dapat memonitor gerakan dan posisi. Rotary encoder umumnya menggunakan sensor optik untuk menghasilkan serial pulsa yang dapat diartikan menjadi gerakan, posisi, dan arah. Sehingga posisi sudut suatu poros benda berputar dapat diolah menjadi informasi berupa kode digit […]
  • Dampak Lingkungan Penggunaan Photovoltaic
    Oleh: Firman Sasongko Di samping penggunaan panas matahari sebagai pembangkit listrik, pembangkitan listrik dengan sel surya merupakan kemungkinan lebih jauh untuk penggunaan energi radiasi matahari secara langsung. Namun begitu, berbeda dengan pembangkit listrik dengan panas matahari, energi matahari akan secara langsung dikonversikan menjadi energi listrik […]
  • Motor dc: tipe-tipe belitan?
    Motor dc: tipe-tipe belitan? arwindra rizqiawan Meneruskan pembahasan sebelumnya tentang motor dc, saya ingin mengulas sedikit tentang jenis-jenis motor dc. Pada pembahasan sebelumnya saya menggunakan ilustrasi motor dc yang bagian medannya berupa magnet permanent, pada kenyataannya tidak semua motor dc menggunakan magnet permanent sebagai medan. Umumnya mag […]